Azkila's Blog

Desember 1, 2009

Tak kan pernah bisa

Filed under: Uncategorized — Tag: — azkila @ 4:23 am

Dulu ku pandangi ia dengan senyum
terhiburku oleh imannya
hati memang tak bisa bersuara
tapi pada Rabby kumuarakan cinta
karna kutakut ku tak sempurna
kini kau tlah temukan keindahan syurgawi
aku senang meski kadang luka teriris
yang kutahu cintaku ini tulus meski aku tak kan pernah bisa bersamamu lagi..

Filed under: Uncategorized — Tag: — azkila @ 3:33 am

“PUDARNYA PESONA IDUL ADHA”

Selamat Hari Raya Idul Adha 1430 H

Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Sekilas Renungan

Suasana hari raya Idul Adha sekarang terasa sangat aneh. Berbeda dengan lebaran dua tahun yang lalu, suasananya betul-betul sangat kekeluargaan dan menyenangkan. Masa kecil dulu lebaran merupakan hari yang sangat meriah dan ditunggu oleh semua orang terutama anak-anak. Setelah shalat maghrib takbiran di masjid-masjid atau surau terdengar indah mengalun, mengharu biru hati yang merindukan kemenagan ynag hakiki. Rasa gembira di hati tak bisa diukir dengan kata-kata. Teriakan kegembiraaan anak-anak lorong menjadi pemandangan yang tak kalah serunya di malam lebaran. Tapi semua itu telah berbeda, kini tak ada lagi suasana yang seperti itu. entah hanya perasaan saya saja atau kah anda juga merasakan kondisi yang sama. Lebaran tapi seperti bukan lebaran.mungkinkah pesona lebaran telah pudar? ataukah manusia telah melupakan makna akan hari bahagia itu?

Mungkin seiring waktu berlalu, mengikis pula rasa keagungan hari idul adha. Kita mulai meninggalkan hari yang sakral tersebut seolah-olah  tidak ada yang patut kita banggakan dari hari bersejarah tersebut. Saya merindukan susasana lebaran yang seperti dulu lagi, penuh dengan air mata kebahagian. Mungkinkah akan kudapatkan kembali masa seperti itu?

Filed under: Uncategorized — Tag: — azkila @ 3:27 am

CINTAKAH ANDA DENGAN ILMU PERPUSTAKAAN ?

Pasti banyak cibiran yang terdengar dari mulut-mulut kawan, kerabat, atau orang yang baru saja mengenal Anda ketika anda menyatakan diri sebagai salah satu mahasiswa Ilmu Perpustakaan.” Ilmu pustaka ngapain? nyusun buku aja kok kuliah? belajar apa?buang-buang uang aja..!!”, begitulah sekilas anggapan masyarakat yang tidak mengenal ilmu perpustakaan. Mungkin Anda malas menjawab pertanyaan seperti itu atau malah mengiyakan anggapan mereka dengan alasan sebagai pilihan cadangan saja.

Ataupun sebaliknya Anda malu mengaku diri sebagai mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Anda lebih cendrung mengenalkan diri sebagai mahasiswa jurusan lain atau sama sekali mengaku tidak kuliah. Anda lebih senang menjaga image daripada berbangga diri sebagai mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Sebenarnya apa yang salah dengan jurusan yang satu ini. kenapa Anda sebagai mahasiswa jurusan tersebut harus malu? kalau anda malu kenapa harus mmilih jurusan tersebut sebelumnya? apa karena kuliahnya gampang-gampang saja? karena tidak ada pilihan lain? ataukah tidak punya skill di bagian lain sehingga lari kejuusan tersebut? semua pertanyaan tersebut hanya Anda yang bisa menjawab. Renungkanlah dan jujurlah pada diri Anda sendiri.

Cobalah Anda renungi sekali saja. Buat apa Anda disana? seandainya Anda tidak menyukai jurusan tersebut, lebih baik Anda keluar dan kuliah di tempat yang Anda mau. daripada anda membuang waktu dan usia Anda saja dengan hal yang tidak mendatangkan manfaat bagi Anda. setiap kamu punya pilihan hidup maka pilihlah yang terbaik dan cintailah dengan setulus jiwamu.

Aneh tapi nyata. Meskipun seorang mahasiswa Ilmu Perpustakaan tapi tak pernah serius dalam mengali ilmu tentang jurusan tersebut. Mereka mengganggap kuliah di jurusan tersebut gampang-gampang saja. Padahal semua kuliah bisa di buat gampang-gampang saja seandainya kita mau. Persepsi yang salah pula seandainya mereka (mahasiswa jurusan tersebut) memandang tugas pustakawan hanya menyusun buku saja atau selamanya berkelut dengan buku dan debu. Seharusnya tugas mahasiwa perpustakaanlah merubah image masyarakat terhadap jurusannya bukan malah menyepelekan dan tidak bertanggung jawab terhadap ilmunya. Kalaulah semua mahasiswa seperti itu sampai kapanpun ilmu perpustakaan tidak akan maju. selamanya Anda akan dicap sebagai babu buku, mahasiswa nonsen.

Seandainya Anda ingin menjadi orang yang sukses, modal utamanya adalah rasa tanggung jawab dan kecintaan terhadap profesi yang anda jalani. meskipun Anda kuliah di Kedokteran atau Ekonomi sekalipun kalau tidak ada rasa tanggung jawab dan kencintaan ada profesi tersebut maka tidak akan menghasilkan apa-apa. Untuk apa lulus sebagai sarjana tapi tidak ada ilmu apa-apa. Untuk apa kita kuliah tinggi-tinggi tapi hanya mengejar title tanpa bisa memberi suatu perubahan yang nyata terhadap bidang keilmuan yang kita geluti. Janganlah Anda mengejar kerennya saja.

Begitu pula seandainya Anda bertanggungjawab dan cinta terhadap Ilmu Perpustakaan, Anda pasti akan menjadi seorang pustakawan yang sukses. jangan memandang Ilmu Perpustakaan hanya sebelah mata tapi pelajarilah keseluruhan ilmunya. Yakinlah Anda akan menemukan sesuatu yang tidak mampu dikerjakan oleh mahasiwa yang lain. Anda akan menemukan kualitas ilmu yang sangat tinggi. Meski ilmu perpustakaan tidak pernah lepas dari image buku tapi ia terus berkembang sesuai tuntutan zaman.

Filed under: senyuman lewat keindahan kata — Tag: — azkila @ 3:18 am

“KEBENARAN DALAM AL-QURAN”

Allah SWT telah memerintahkan kepada kita untuk membaca dan mempelajari Al-Quran karena di dalamnya terdapat ilmu-ilmu yang bermanfaat. Isi Al-Quran sangat relevan dengan masa lalu, sekarang maupun yang akan terjadi ke depan.

Sebenarnya apa yang terjadi dalam kehidupan ini, semuanya telah di uraikan dalam Al-Quran. hanya saja tabir tersebut belum mampu di pecahkan oleh logika manusia. kebenaran Al-Quran selalu ditemukan setelah kejadian tersebut terjadi.

Belum lama ini indonesia selalu dikejutkan dengan gempa yang menghancurlantakan bumi pekerti ini. pernahkah Anda mengira bahwa bencana ini telah diatur oleh Allah dalam Al-Quran?mari kita perhatikan antara jam kejadian gempa dengan ayat-ayat Al-Quran yang telah dicocokkan.

Dengan keterangan       :

SURAT menunjukkan JAM

AYAT menunjukkan MENIT

v   Gempa Di Tasikmalaya Terjadi Pada Pukul 15:04

hal ini telah tertera dalam surat ke 15 (Al-Hijr) ayat 4, yang artinya:

”Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya     ketentuan masa yang telah ditetapkan”.

Gempa Di Sumatera Barat Terjadi Pada Pukul 17:16

hal ini tertera dalam surat ke 17 (Al-Israa) ayat 16, yang artinya:

”Dan jika Kami hendak membinasakan sesuatu negeri, maka kami perintahkan            kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi       mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan kami)kemudian kami hancurkan      negeri itu sehancur-hancurnya”

v     Gempa Susulan Di Sumatera Barat Terjadi Pada Pukul 17:58

hal ini tertera dalam surat ke 17 (Al-Israa) ayat 58, yang artinya:

”Tak da suatu negeripun yang (durhaka penduduknya), melainkan kami           membinasakannya sebelum hari kiamat atau kami azab (penduduknya) dengan         azab     yang sangat keras . yang demikian itu tertulis dalam kitab (lauh           mahfuzh).”

v     Gempa Di Bengkulu Terjadi Pada Pukul 08:52

tertera dalam surat ke 8 (Al-Anfaal) ayat ke 52, yang artinya:

”(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Firaun dan pengikut-pengikutnyaserta        orang-orang yang sebelumnya.mereka mengingkari ayat-ayat allah maka allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. sesungguhnya allah maha kuat lagi             amat keras siksaan-Nya”.

v     Gempa Di Maluku Terjadi Pada Pukul 11:30

tertera dala surat ke 11 (surat Hud) ayat 30, yang berbunyi:

”Dan (dia berkata): ”wahai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari azab Allah jika aku mengusir mereka. Maka tidaklah kamu mengambil pelajaran?.

Sesungguhnya manusia ini lemah dan tidak berdaya tapi mereka tidak pernah menyadarinya. Ini memang gejala perubahan alam tapi juga peringatan dari allah bagi umat manusia. janganlah kita meninggalkan al-quran demi dunia bahkan mengingkarinya. karena allah tidak segan-segan mengazab kita dengan siksaaan yang perih. fakta ini bukanlah kkebutulan saja tapi benar-benar sudah ditetapkan dalam al-Quran.

Mungkin kejadian ini akan berulang lagi di masa yang akan daatang seandainya manusia masih mengingkari Allah.

Oktober 16, 2009

Filed under: Uncategorized — azkila @ 4:01 am

MYSTERY RUMAH PETRA

Matanya melirik ke kanan dan ke kiri. Bulu kuduknya berdiri seolah ada sesuatu yang aneh di rumah itu. Carine dan keluarganya pindah ke kota Boston. Nyonya viola di mutasi kesana dan mereka tinggal di rumah Petra. Rumah sewaan yang sudah bertahun-tahun di tinggal pemiliknya. Debu bertebaran dimana-mana membuat hidung Carine terus bersin.

“Carine , di sudut sana kamar kamu, tolong bersihin sendiri yaaa…mama gak sempat lagi…!!”, tutur nyonya viola sambil berlalu begitu saja.

Carine melangkahkan kakinya menuju sebuah pintu. Sejak awal ia sudah merasakan perasaan yang tidak nyaman dengan rumah itu, apalagi namanya aneh,

“Rumah petra…kenapa?”

Kini Carine sudah di depan pintu kamar. Matanya masih melirik ke kiri dan ke kanan, mungkin saja ada makhluk aneh yang akan menyergapnya. Dahinya berkerut, berpikir keras akan ada apa di dalam sana. Tangannya memegang gagang pintu. Tapi keringat dingin mulai bercucuran, ia sangat takut.

“uhhff…mending aku minta di kawanin ma papa aja. Tapi papa kan di luar kota, bulan depan baru balik kesini. Ahhh jangan takut Carine, ini hanya ilusi kamu aja”, bisik Carine dalam hatinya.

Lama gadis mungil itu berdiam diri di depan pintu, seakan-akan ia sedang mengumpulkan kekuatannya.

“krekkk…krekkk…” akhirnya pintu kamar tersebut terbuka. “Meongg…Kedubrakk..”, seekor kucing hitam menghantam muka Carine. “Aaaaaawwww..”, Carine berteriak ketakutan dan berlari keluar menuruni tangga. Nyonya viola yang sedang sibuk membersihkan kamarnya berlari keluar, “Kenapa Carine ?”. Carine yang ketakutan langsung memeluk mamanya. Terdapat bekas cakaran di pipinya. Darah segar mengalir membasahi baju Carine. ” Kamu berdarah Carine, kesini mama obatin. Kenapa kamu berteriak?”, nyonya viola tampak gelisah. “ada kucing ma, ia mencakarku..kamar itu seram ma, carine takut”. “Oo cuma kucing ya, mama kira kenapa. Makanya lain kali kamu harus hati-hati”. Carine hanya merintih kesakitan ketika mamanya mengobati lukanya. Carine dan mamanya menuju ke kamar itu. mereka akan membersihkan kamar tersebut bersama-sama. Kamar yang misterius, debu bertebaran dimana-mana, penuh dengan binatang hitam yang matanya aneh. jaring laba-laba teruntai memenuhi setiap sudut kamar.  mereka hanya perlu membesihkan ruangan tersebut, semua peralatan kamar masih tertara dengan rapi. hanya di tutupi kain putih panjang saja. Carine tersenyum sinis, hatinya sedikit lega. Ia mulai menyukai kamar barunya. “Ehmm..ini akan menjadi kamar terbaikku”. Pikir Carine sembari menghela nafas panjang. Kamar mungil itu di desaindengan  gaya Belanda kuno. Sangat unik dan bernilai sastra tinggi. “Pasti pemiliknya tahu betul tentang arsitektur Belanda” pikir Carine. Carine merebahkan tubuhnya sejenak dan ia tertidur pulas.

☻☻☻

Api unggun ikut menghangatkan tubuh Carine dan mamanya. Mereka  asyik bercengkerama di ruang keluarga tersebut. Tak terasa malampun sudah larut dan mereka sangat kelelahan. Nyonya viola menemani anaknya tidur. Gadis kecilnya yang berusia tujuh tahun itu sangat senang bila dibacakan cerita sebelum tidur.

“wow.. kamar ini bagus ya Carine..??’, mamanya kagum dengan desain kamar tersebut .Carine yang telah merebahkan tubuhnya hanya diam saja.

Nyonya viola mengamati setiap sudut kamar. Tiba-tiba matanya tak sengaja melirik ke sudut lemari.disana nampak sebuah buku yang sudah sangat usang dan berdebu. Nyonya viola mencoba menarik buku tersebut yang terhimpit sudut lemari.

“Carine…lihat ini saying, ada buku catatan kecil..!”, nyonya viola menyodorkan sebuah buku kearah Carine. “kring…kring…”. Tiba-tiba telpon berdering, nyonya viola meminta Carine tidur sendiri dan ia memberikan buku kecil tersebut kepada Carine. I langsung keluar, mungkin itu adalh telpon penting dari rumah sakit. Nyonya viola adalah seorang dokter bedah.

Carine hanya memandangi buku tersebut. Ia enggan menyentuhnya. Lama ia pandang, buku seolah-olah bergerak pelan menuju tubuhnya. Tangan Carine tergerak hendak menyentuhnya. Carine merasa kepalanya di penuhi oleh bisikan, “ayo buka Carine…ayo sentuh aku..Carine..Carine bukalah…!!!”. Buku itu seperti magnet yang menarik Carine kuat. Ia tak bisa menguasai diri lagi.

“Aku tidak mau…aku tidak mau…!!!” teriak batinnya, tapi kekuatan itu semakin lama semakin kuat.

“Carine… tidur terus yaaa sayang…”.” Plakk…” Carine terlepas dari kekuatan itu. Ia merasa ada kekuatan sihir yang mendorongnya. Tubuhnya lemas, matanya merah, di pandangnya lekat-lekat seluruh isi kamarnya. Mungkin kekuatan itu masih mengintainya. “Ia Ma…”, sahutnya lemas..

Malam semakin larut, dipaksanya untuk tidur. Ia harus bangun pagi-pagi, esok adalah hari pertama ia sekolah.

“Teng…Teng…Teng”. Jam dinding berbunyi tepat jam 12 malam. Burung hantu bersiul di jendela  kamar Carine. Mata Carine terbuka lebar. Seluruh tubuhnya kaku. Mata merah burung hantu itu menusuk tajam ke dalam mata Carine. Carine bercucuran keringat, ia tak bisa membalikkan tubuhnya. Burung hantu terbang menjauhi Carine yang kaku. Ia ingin menangis, berteriak memanggil mamanya, tapi ia tak ada kekuatan. Carine memaksakan tubuhnya untuk bangun, lekas-lekas dinyalakanya lampu kamar. Air mata membasahi pipinya, ia terpaku lemas di lantai kamar, “Carine takut Ma…tolong Carine…jauhkan buku itu dari Carine…!!!” lirihnyanya. Di pandangnya buku aneh tersebut tergeletak di lantai kamarnya. Letaknya persis seperti dalam mimpinya. Tapi tak ada kekuatan apa-apa yang menguasainya. Tidak seperti waktu pertama ia melihatnya. Dibiarkannya lampu kamar menyala. Ia tak ingin tidur dalam kegelapan. Lama ia merenung, tanpa disadari ia tertidur di sandaran belakang pintu kamarnya.

Apa yang sedang terjadi dengan Carine? apa hubungannya dengan buku tersebut? kenapa Petra?

penasaran…..!!!!!

(TUNGGU LANJUTANNYA…)

☻☻☻

Oktober 15, 2009

Filed under: Uncategorized — Tag: — azkila @ 3:22 am

Harapan Seorang Anak Rantau

Kurangkai kata cinta ini

Dikelam malam yang sunyi

Ditemani sepi

Sebagai ungkapan cintaku untukmu

Ibunda…

Sungguh pengorbananmu tiada akhir

Cinta kasihmu tiada batas

Meski terkadang hatimu perih terisris

Oleh tingkah dan kata yang tak tergubris

Ibu…

kini aku di rantau  orang

Di negeri dengan cinta pamrih

Hampa…tanpa rasa

Kurindu dekap hangat kasihmu

Ibu…

Sejenak kurenungkan kembali

Air mata ini menetes

Saat kusedari bahwa aku telah mengabaikan

Cinta tulusmu slama ini

Dadaku sesak oleh penyesalan yang menghampiri

Maka dengan selaksa gundah

Kurangkai malam ini denan isak sujudku

Berucap lirih pada rabb

“Izinkanku membahagiakannya

Walau kesempatan itu hanya satu detik saja.

September 7, 2009

Hello world!

Filed under: Uncategorized — azkila @ 10:51 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Blog di WordPress.com.